Sejarah Bola Kasti di Indonesia Beserta Aturannya

Sejarah Munculnya Permainan Bola Kasti di Indonesia

Permainan bola kasti termasuk ke dalam jenis permainan bola kecil yang dimainkan secara outdoor di sebuah lapangan terbuka. Datang ke indonesia pertama kali saat zaman penjajahan dan diwarisi hingga sekarang.

Namun ada juga pendapat yang mengatakan bahwa olahraga softball yang populer di luar negeri merupakan cikal bakal dari permainan kasti nusantara. Perkembangan permainan bola kasti di Indonesia sebetulnya telah dimulai sebelum perang kemerdekaan. Penjajah dahulu yang memperkenalkan olahraga ini ke masyarakat, karena penemu permainan bola kasti ini awalnya adalah seorang warga negara Inggris bernama William G. Morgan.

Di tanah air, permainan kasti dinaungi oleh organisasi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) yang dibentuk pada tahun 1967. Organisasi ini dibentuk untuk menghimpun dan menyalurkan kegiatan dan pembinaan cabang olahraga seperti baseball, softball, dan kasti.

Saat ini permainan kasti banyak ditujukan hanya sebatas permainan hiburan karena sudah jarang ditemukan dalam pertandingan dan kompetisi resmi.

Permainan kasti telah dilestarikan dalam kurikulum pendidikan jasmani sekolah dasar, di mana terdapat bentuk permainan bola kecil yang perlu dipraktekkan. Permainan kasti merupakan salah satu bentuk permainan bola kecil yang dianjurkan.

Sekilas permainan bola kasti memang mirip dengan permainan sejenisnya seperti softball atau baseball, permainan ini juga didominasi dengan teknik dasar yang sama, seperti melempar, menangkap, dan memukul bola.

Selain teknik yang digunakan sama, peralatan yang digunakan dalam permainan ini juga sama, seperti bola kecil dan stik kayu yang digunakan untuk memukul bola.

permainan bola kasti di daerah dapat dengan mudah dipersiapkan, karena permainan ini tidak membutuhkan lapangan yang luas dan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada, area yang dibutuhkan dibutuhkan hanya sebatas lapangan yang diberi beberapa perlengkapan seperti base pelempar, base pemukul, base pemberhentian pertama, kedua, dan ketiga. Setiap base sendiri dapat ditandai dengan sebuah batu. Untuk alatnya sendiri hanya memerlukan sebuah bola dan tongkat pemukul.

 

Dasar Permainan Bola Kasti

Permainan ini cukup populer di kalangan anak sekolah dan club olahraga di kampus-kampus, karena permainan ini membutuhkan sekelompok orang yang masuk ke dalam 2 regu. setiap regu terdiri dari umumnya 12 orang pemain utama dan 6 orang pemain cadangan. Kemudian 12 orang tersebut dibagi menjadi 2 bagian lagi yaitu regu pemukul dan regu penjaga. Tentu saja permainan ini membutuhkan kerjasama tim untuk dapat memenangkannya. Regu yang paling banyak mengumpulkan poin, merekalah yang keluar sebagai pemenang.

 

Apa saja yang diperlukan untuk Memulai Permainan?

Lapangan Bola Kasti

ukuran lapangan kasti

Permainan kasti juga memiliki lapangan khusus seperti olahraga lainnya, yaitu lapangan rumput berbentuk segi empat dengan ukuran 30 x 60 meter. Untuk sebuah kompetisi umum, permainan kasti sebaiknya dilengkapi dengan area outdoor sebagai berikut:

  1. Ruang bebas/ruang tunggu pemain
  2. Tempat pelampar (pelambung)
  3. Tempat pemukul
  4. Tempat penjaga belakang
  5. Tempat pemberhentian pertama
  6. Tempat pemberhentian kedua
  7. Tempat pemberhentian ketiga

Tiap-tiap tempat (base) tersebut kemudian diberikan tanda bendera kecil atau benda-benda lain misalnya keset atau kain.

Alat Permainan

Berikut alat-alat yang diperlukan saat permainan:

  1. Bola kasti
    Terbuat dari bahan karet dengan lapisan serat maupun kain. Bola ini hanya memiliki ukuran lingkaran sekitar 19-20 cm dengan berat 70-80 gram.
  2. Tongkat pemukul
    Tongkat kasti terbuat dari kayu yang tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat. Panjang tongkat ini berkisar antara 50-60 cm.
  3. Bendera dan keset
    Bendera ditancap di setiap sudut lapangan, kemudian keset berbentuk persegi di tempatkan di setiap base sebagai tanda pijakan.
  4. Tiang hinggap

 

Aturan Permainan Bola Kasti

1. Wasit

Jumlah wasit yang dibutuhkan dalam pertandingan adalah 1 orang wasit. Seorang wasit dibantu dengan 3 orang penjaga garis dan 1 orang pencatat waktu.

2. Jumlah Pemain

Permainan ini dibagi menjadi 2 regu, dengan 1 regu terdiri dari 12 orang, 6 orang pemain utama dan 6 orang pemain cadangan. Kemudian dalam 2 regu tersebut dibagi menjadi 2 bagian, ada yang bertugas sebagai regu pemukul dan regu penjaga.

  • Tugas regu pemukul adalah mencetak poin dengan memukul bola dan kembali ke ruang bebas dengan selamat.
  • Tugas regu penjaga berusaha mematikan lawan dengan menagkap bola hasil pukulan lawan sebelum bola tersebut jatuh ke tanah.

Setiap pemain harus mengenakan nomor dada mulai dari 1-12 untuk memudahkan jalannya permainan dan mengetahui urutan pemain mana saja yang sudah melakukan pukulan.

3. Waktu Permainan

Permainan terdiri dari 2 babak yang masing-masing berdurasi 20-30 menit dengan jeda istirahat 15 menit.

4. Aturan Perolehan Poin

  • Jika pemain berhasil melakukan pukulan, berlari ke base I, II, III dan ruang bebas secara bertahap, maka akan memperoleh 1 poin.
  • Pemain yang berhasil memukul bola, kemudian berlari ke ketiga base dan kembali lagi ke ruang bebas dalam 1 kali. pukulan bola, maka tim pemukul akan meperoleh 2 poin.
  • Tim penjaga yang berhasil menangkap langsung pukulan bola yang dilakukan tim pemukul, berhak memperoleh 1 poin.

 

Cara Bermain Bola Kasti

1. Regu Pemukul

Sesuai dengan namanya, tugas dari pemain ini adalah memukul bola. Pemukul bola sebisa mungkin melakukan pukulan yang bagus untuk menghindari tangkapan bola oleh regu penjaga.

  • Setiap pemain diberikan kesempatan melakukan pukulan 1 kali, pemukul terakhir berhak melakukan pukulan sampai 3 kali pukulan.
  • Setelah melakukan pukulan, tongkat harus diletakan kembali ke dalam ruang pemukul.
  • Pemain tidak mendapat poin apabila tongkat diletakan di luar atau lepas.
  • Pukulan yang sah apabila bola yang dipukul melampaui garis pukul, tidak jatuh dalam ruang bebas, dan juga tidak mengenai tangan si pemukul.

2. Regu Penjaga

  • Tugas dari regu penjaga adalah melemparkan bola ke arah pemukul dan menangkap bola hasil pukulan lawan untuk mencetak poin
  • Menjaga ruang bebas untuk menangkap bola dan melakukan lemparan bola ke pemain yang mengitari base.

3. Pelambung

Pelambung/ pelempar bola dipegang oleh regu penjaga. Syarat sah lemparan adalah sebagai berikut:

  • Melambungakan bola sesuai dengan kondisi pemukul.
  • Pemukul berhak untuk tidak melakukan pukulan dan meminta pengulangan apabila pelambung melempar bola tidak sesuai permintaan lawan pukulnya.
  • Apabila pemabung melakukan kesalahan lemparan sebanyak 3 kali, maka pemukul berhak berlari bebas ke base I.

4. Pergantian Tempat

  • Pergantian tempat dilakukan antara regu pemukul dan regu penjaga apabila regu penjaga berhasil menangkap bola dan melakukan lemparan untuk mengenai salah seorang dari regu pemukul.
  • Apabila bola yang dipukul dapat langsung ditangkap oleh regu penjaga berturut-turut selama 3 kali, maka setiap regu berhak berganti tempat.
  • Apabila tongkat pemukul yang sedang digunakan lepas dari tangan pemukul, maka kedua regu langsung berganti tempat.

 

Permainan kasti ini sebenarnya sangat murah dan juga mudah dimainkan, cukup menggunakan peralatan seperti tongkat pemukul dan bola, juga luas lapangan yang dapat disesuaikan. Permainan berregu ini sangat bagus untuk melatih kekompakkan yang dilakukan di lapangan terbuka. Semoga siapapun kita bisa turut mempopulerkan permainan sejarah ini dan dapat membawanya ke ajang pertandingan global.