Sejarah Bulu Tangkis Lengkap: Penemu, Peraturan, Teknik Dasar

Bulu tangkis – atau yang biasa disebut Badminton, adalah sebuah permainan hiburan juga termasuk ke dalam salah satu olahraga kelas Olimpiade yang sangat populer di kalangan dunia.

Bulu tangkis dimainkan dengan menggunakan raket dan shuttlecock yang dipukul melewati net yang terpasang di lapangan khusus.

Tujuan dari permainan ini adalah untuk memukul shuttlecock dengan bantuan raket hingga akhirnya dapat melewati net dengan maksud untuk mendarat di area yang ditentukan dari sisi lawan. Permainan ini melibatkan dua pemain untuk tunggal dan empat pemain untuk ganda.

menurut survei, bulu tangkis masuk ke dalam salah satu olahraga yang paling banyak dimainkan di dunia, dengan 220 juta pemain di seluruh dunia. Survei oleh Nielsen Sport mencatat bulu tangkis menjadi olahraga terpopuler di Asia termasuk Indonesia, bahkan mengalahkan sepak bola.

Tidak sedikit juga Indonesia menyumbangkan pemain professional, dan dengan kiprahnya banyak memenangkan medali di banyak kejuaraan tingkat dunia. Seperti di tahun 1968, pebulu tangkis legendaris Indonesia yang debut di Inggris, Rudy Hartono, pada usia 18 tahun menjadi Juara All England termuda – memenangkan gelar pertama dari 8 Gelar Tunggal Putra.

 

Sejarah Bulu Tangkis: Dari Asal-usul Sampai Debut di Olimpiade Dunia

Badminton memiliki sejarah yang kaya. Banyak dari masa lalu permainan ini menjadi cikal bakal Badminton modern.

Sebenarnya permainan yang menggunakan sejenis shuttercock sudah dimainkan selama berabad-abad yang lalu di seluruh eurasia. Namun awal mula Badminton modern dapat ditelusuri pada tahun 1800-an, dimana permainan ini diciptakan oleh perwira militer Inggris yang pada saat itu sedang bertugas di British India.

Permainan ini awalnya disebut dengan Battledore and Shuttlecock. Battledore atau Shuttlecock dimainkan sebagai permainan rekreasi di rumah-rumah dan tempat-tempat umum peradaban kuno. Permainan ini melibatkan memukul gabus berbulu, yang disebut shuttlecock, dengan raket kecil. Permainan ini dimainkan oleh setidaknya 2 pemain, tujuan permainan ini adalah mengoper shuttlecock bolak-balik di antara para pemain sebanyak mungkin tanpa membiarkan shuttlecock jatuh.

Asal: Dari Pune ke Inggris

Badminton sendiri terinspirasi oleh permainan Battledore atau Shuttlecock yang dimainkan masyarakat kuno selama hampir 2000 tahun. Pada awal perkembangannya di Inggris, battledore hanya dimainkan oleh kalangan kelas atas. Kemudian olahraga ini mengalami perubahan pada akhir abad 19, ketika perwira tentara Inggris yang tinggal di India menambahkan jaring (net) dan membuat lapangan khusus untuk permainan ini.

Permainan bulu tangkis di sebuah taman, Monzong Road, India. 1912 (photo from Olympics)

Hingga akhirnya permainan dengan cepat populer di kalangan penduduk setempat dan dimainkan di sebuah asrama di British Garrison Town yang berlokasi di kota Pune, India. Karenanya, pada saat itu olahraga ini dikenal dengan nama Pune atau Poonai (milik Poona). Lalu olahraga ini diekspor ke Inggris oleh seorang pensiunan perwira militer Inggris dan dimainkan di rumah Duke of Beaufort, Badminton House di Gloucestershire, Inggris. Karena tempat itulah kemudian permainan ini dikenal luas dengan nama Badminton, mengacu pada nama tempat tersebut.

Badminton House di Gloucestershire, England (photo from Olympics)

1867 – Aturan bermain badminton mulai ditulis. setelahnya banyak orang lebih memilih menggunakan bola wol agar bisa dimainkan ketika hujan dan angin, tetapi kemudian dengan cepat menyadari bahwa shuttlecock tradisional adalah pilihan yang lebih baik. Dibuat dengan bola gabus dan bulu angsa, shuttlecock modern pada dasarnya hanyalah versi yang lebih baik dari pendahulunya.

Lahirnya Asosiasi Bulu Tangkis di Inggris

1893 – Sekretaris 9 Klub Bulu Tangkis bertemu atas perintah Letnan Seymore Dolby dan menyetujui pembentukan Asosiasi Bulu Tangkis. Kemudian, permainan menyebar dengan cepat ke seluruh Kepulauan Inggris.

1898 – Pada tanggal 10 maret 1898, Mr. Percy Buckley, sebagai sekretaris di Guildford Badminton Club menyelengarakan turnamen Badminton ganda pertama di aula Guildford Drill, Inggris. Turnamen ini dimainkan di lapangan jam pasir oleh wanita dan pria.

Sketsa dari hour-glass (lapangan jam pasir) oleh Major Forbes, 1873.

Terbentuknya All England sebagai turnamen Badminton paling bergengsi dan tertua di dunia

1899 – Mengikuti kesuksesannya, pada tahun 1899, kejuaraan All England lahir dengan kejuaraan Badminton pertama yang diadakan di markas besar London Scottish Regiment Drill Hall, Buckingham gate, di London.

1900 – Di tahun ini, mode permainan Tunggal Putra dan Tunggal Putri diperkenalkan di All England Champions. Semua peraturan dan regulasi olahraga ini juga mulai diterapkan.

1902 – Kejuaraan All England dipindah ke Crystal Palace, Inggris. Pada tahun ini juga penggunaan lapangan jam pasir berpindah ke lapangan persegi panjang seperti yang kita kenal sekarang.

1934 – Induk organisasi Badminton dunia terbentuk, dikenal dengan nama International Badminton Federation (IBF) yang didirikan oleh Inggris, Skotlandia, Wales, Kanada, Denmark, Perancis, Irlandia, dan Selandia Baru, sekarang dikenal dengan Badminton World Federation (BWF), India bergabung sebagai afiliasi pada tahun 1936.

1948 – Turnamen besar pertama IBF diselenggarakan pada tahun 1948 dengan nama Thomas Cup, dimana turnamen ini dimenangkan oleh orang malaya. Sejak saat itu kejuaraan tingkat dunia mulai diadakan seperti Uber Cup, World Championship, Sudirman Cup, World Junior Championships, dan World Tour Finals. Badminton menjadi olahraga Olympic baru yang bersanding bersama sepak bola, voli, basket, dan lainnya.

Hanya 5 negara yang berhasil mendapatkan medali emas di Olympics sejak Badminton pertama dikenalkan pada tahun 1992, yaitu China, Indonesia, Korea, Inggris, dan Denmark.

Saat ini BWF mengatur bulu tangkis internasional. Meskipun permainan ini berawal dari Inggris, tapi yang mendominasi Badminton di Eropa adalah Denmark, dan seluruh Asia mendominasi kejuaraan internasional seperti China, Indonesia, Malaysia, India, Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang. Mereka adalah negara-negara yang selalu menghasilkan pemain kelas dunia dalam beberapa dekade terakhir.

Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia

Bulu tangkis, yang menjadi salah satu cabang olahraga favorit di Indonesia, masuk pertama kali sekitar tahun 1930 saat zaman penjajahan. Sebelumnya, Inggris sudah terlebih dulu memperkenalkan bulu tangkis ke daerah jajahannya di Singapura juga Malaysia.

Pada 1933 berdirilah organisasi bulu tangkis Indonesia di Jakarta yang diberi nama Bataviase Badminton Bond dan Bataviase Badminton League. Dua organisasi ini pada awalnya berdiri sendiri-sendiri.

Keduanya kemudian bergabung dan membentuk organisasi bulu tangkis yang kuat di Indonesia. Pada 1934, diselenggarakanlah sejumlah kejuaraan bulu tangkis di Pulau Jawa, kebanyakan terpusat di Kota Bandung.

Di tahun 1951, terbentuklah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang menaungi aktivitas bulu tangkis di dalam negeri. Sampai sekarang, bulu tangkis jadi salah satu olahraga kebanggaan Indonesia karena mampu bersaing dengan atlet-atlet mancanegara. Bulu tangkis menjadi olahraga Indonesia yang paling sukses di olimpiade. Indonesia menjadi negara paling sukses kedua di pertandingan setelah Cina.

Bulu Tangkis Saat Ini

Battledore dan Shuttlecock sudah tercipta sejak masa lalu, jadi satu-satunya hal yang ditemukan tentara Inggris sebenarnya hanyalah penambahan net.

Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa saat ini Badminton adalah permainan paling terkenal kedua di dunia. Dimainkan oleh 220 juta orang, permainan Poonai dari British India telah mendobrak semua rintangan untuk muncul sebagai olahraga terpopuler kedua saat itu.

Meskipun variasi dalam permainan masih terus terjadi, terbukti bahwa Badminton akan bertahan dalam ujian waktu dan akan terus dimainkan dalam waktu yang lama.

 

Peraturan Bulu Tangkis

Mengetahui sejarah bulu tangkis, bahwa aturan bulu tangkis mulai diterapkan pada tahun 1899 di kejuaraan All England pertama. Seiring berlalunya zaman, Peraturan bermain bulu tangkis juga terus berubah di bawah komando BWF. Aturan yang diterapkan bukan hanya sekedar menangkis dan memukul. Aturan-aturan umum yang ada sekarang meliputi jumlah pemain, cara memulai pertandingan, hingga sistem penghitungan skor. Berikut aturannya:

1. Perlengkapan

  • Raket
  • shuttercock (kok)
  • Lapangan bulu tangkis
  • Net (jaring)

2. Jumlah Pemain

  • Tunggal, yaitu satu lawan satu dan bisa dimainkan oleh putra maupun putri.
  • Ganda, yaitu satu tim terdiri dari dua orang.
  • Ganda campuran, yaitu satu tim terdiri dari 2 orang, 1 putra dan 1 putri.

3. Cara Bermain

  • Dalam permainan tuggal, dibutuhkan satu orang di setiap tim; dan di permainan ganda dibutuhkan dua orang.
  • sebuah lemparan koin menentukan siapa yang melakukan servis lebih dulu. Setelah ditentukan, sang server berada di sisi kanan lapangan, kemudian melakukan servis ke lawan di sisi yang berlawanan.
  • Jika bermain ganda, servis harus dilakukan ke lawan di sisi diagonal lapangan.

4. Cara Menang

  • Pemenang permainan adalah pihak pertama yang mencetak 21 poin; apabila terjadi kedudukan imbang di poin 20-20,  pertandingan akan dilanjutkan sampai salah satu tim unggul dengan selisih dua poin
  • Pemenang harus memenangkan 2 dari 3 babak pertandingan
  • Hanya pihak yang melakukan servis yang dapat mencetak poin
  • Poin dicetak ketika lawan: memukul kok di luar batas, gagal mengembalikan kok ke lawan

 

Teknik Dasar Bulu Tangkis

1. Cara Memegang Raket

Cara Memegang Raket

  • Teknik Forehand
    tangan memegang gagang raket, sedangkan telunjuk dan ibu jari membentuk sudut atau huruf V.
  • Teknik Backhand
    Hampir sama seperti teknik forehand, hanya saja posisi ibu jari tidak bertemu dengan ujung jari lainnya, melainkan disejajarkan dengan pegangan raket sehingga mendekati telunjuk.

2. Servis

  • Servis artinya memukul kok untuk memulai permainan
  • Server harus menempatkan kok di bawah pinggang
  • ‘Let’ diberikan ketika penerima servis belum siap sementara servis sudah dilakukan. Dinyatakan ‘let‘ maka pemain tidak menambah poin-nya dan servis harus diulang

3. Cara Memukul

Teknik memukul dan mengembalikan serangan kok bisa bermacam-macam. Setiap tekniknya juga bisa menjadi penentu kemenangan tim. Setidaknya, ada lima jenis yang patut Anda ketahui, yaitu pukulan lobdrop shotdrivenetting, dan smash.

  • Lob
    Teknik ini dilakukan dengan cara memukul kok agar bisa terbang setinggi mungkin dan jatuhnya di belakang garis lapangan area tim lawan. Pukulan seperti ini biasanya akan membuat lawan kewalahan sehingga mereka pun jadi cepat lelah.
  • Drop shot
    Pukulan drop shot bertujuan untuk mematikan pergerakan lawan. Pukulannya dilakukan secara lurus dan menggunakan tenaga kecil atau pelan, tujuannya agar kok bisa jatuh di sekitar net.
    Teknik ini sering digunakan untuk mengecoh lawan. Pemain biasanya akan melompat dan berpura-pura hendak smash sehingga tim lawan pun bersiap-siap di area belakang. Akan tetapi, pukulan yang dilakukan ternyata adalah drop shot dan kok justru jatuh di dekat net.
  • Drive
    Drive adalah jenis pukulan yang mendatar. Arah pukulannya bisa lurus atau menyilang untuk menyasar sisi samping tim lawan. Teknik ini biasanya dilakukan untuk menyerang maupun mengembalikan serangan dengan cepat.
  • Netting
    Sesuai namanya, ini adalah jenis pukulan yang bertujuan agar kok jatuh tepat di net setelah berhasil melewatinya. Pukulan netting ini cukup sulit dilakukan karena butuh akurasi tinggi. Bila berhasil, tim lawan akan kesulitan mengembalikan serangan.
  • Smash
    Smash adalah jenis pukulan yang bertujuan untuk menyerang sekaligus mematikan gerakan lawan. Pukulannya sendiri sangat keras dan menukik ke bawah. Untuk melakukan smash, pemain harus memukul kok dengan sekuat tenaga.
    Tujuannya agar kok bisa melaju cepat dan lawan tidak sempat untuk mengembalikan serangan. Smash juga biasanya dilakukan dengan cara melompat untuk menghasilkan serangan yang cepat, kuat, dan arahnya menukik tajam ke bawah lapangan.